Dapat info dari milis BATMUS
PENGUMUMAN
Nomor : 773/F.11/F.2010
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2010 mengenai Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, dengan ini kami beritahukan kepada pengunjung Museum Nasional, bahwa dalam waktu dekat tiket masuk Museum Nasional mengalami penyesuaian sebagai berikut:
Tiket Lama Tiket Baru
1. Pengunjung Perorangan : 1. Pengunjung Perorangan :
a. Dewasa Rp. 750,- a. Dewasa Rp. 5.000,-
b. Anak-anak Rp. 250,- b. Anak-anak Rp. 2.000,-
2. Pengunjung Rombongan : 2. Pengunjung Rombongan *) :
Rp. 250,- a. Dewasa Rp. 3.000,-
b. Anak-anak (TK s.d. SMA) Rp. 1.000,-
3. Pengunjung Asing Rp.10.000,-
*Rombongan min 20 orang
* Saya sih setuju sekali tarif museum di naikan, mengingat begitu murahnya tarif museum saat ini, sama bayar ke toilet aja murahan tiket museum.
Wednesday, April 21, 2010
Tuesday, April 20, 2010
Update Status FB dari PC Kantor gw
Karena bosan dengan FB yang begitu-begitu saja ( ramenya cuma kalau ada foto baru atau foto baru rasa lama yg di update) membuat saya 'sedikit' males nongkrongin FB lama2.
Untung ada trik baru meski rada basi yang saya baca2 di blog orang untuk merubah status FB di satu tempat dengan menggunakan aplikasi yang kita buat sendiri, templatenya sudah ada di FB, gampang banget koq.
Saa coba minggu kemarin dengan mengupdate status dari Notebook pinjeman, hari ini update status dari pc kantor gw. seperti contoh di bawah ini.

Caranya gampang..
1. Login Facebook
2. Kllik link http://www.facebook.com/developers/createapp.php
- Isi nama aplikasinya, bebas.. seperti saya diatas, di sini dengan notebook pinjeman
atau pc kantor gw.
contohnya gini :

- Pilih Agree
- Klik Create Application
3. Muncul gambar seperti berikut

4. Kalau Iconnya atau logonya mau di isi gambar , tinggal klik icon or logo, kemudian
upload gambar yang di inginkan, kemudian klik save
5. Lihat Applicatin ID ( yang ada tulisan nomor/angka2 di atas ), copy angka2 tersebut karena
akan di gunakan di langkah ke 6
6. Masuk ke alamat ini http://www.facebook.com/widgets/livefeed.php?app_id=XXX
XXX nya ganti dengan nomor Application ID yang tadi sudah di copy ( langkah 5 )
7. Nanti akan muncul halaman baru, tempat di mana kita bisa mengupdate status.
seperti gambar di bawah ini

8. Selesai sudah, tinggal tulis status seperti biasa deh.. ketik, kemudian post.
Sayangnya untuk update status di sini belum bisa di setting seperti halnya update
status di page biasa.
Oh ya aplikasi ini namanya juga bisa di ganti-ganti , caranya ganti / edit saja appliation namenya atau buat baru lagi.
Buat yang mau nyoba update status dari PC Kantor GW silahkan klik di sini
Atau kalau mau coba update status dari beberapa aplikasi lain bisa coba klik status update ini
Buat yang mau coba pake ponsel, saya belum tahu caranya hehehe.. ini aja caranya boleh nyobtek dari sini.
Untung ada trik baru meski rada basi yang saya baca2 di blog orang untuk merubah status FB di satu tempat dengan menggunakan aplikasi yang kita buat sendiri, templatenya sudah ada di FB, gampang banget koq.
Saa coba minggu kemarin dengan mengupdate status dari Notebook pinjeman, hari ini update status dari pc kantor gw. seperti contoh di bawah ini.
1. Login Facebook
2. Kllik link http://www.facebook.com/developers/createapp.php
- Isi nama aplikasinya, bebas.. seperti saya diatas, di sini dengan notebook pinjeman
atau pc kantor gw.
contohnya gini :
- Pilih Agree
- Klik Create Application
3. Muncul gambar seperti berikut
4. Kalau Iconnya atau logonya mau di isi gambar , tinggal klik icon or logo, kemudian
upload gambar yang di inginkan, kemudian klik save
5. Lihat Applicatin ID ( yang ada tulisan nomor/angka2 di atas ), copy angka2 tersebut karena
akan di gunakan di langkah ke 6
6. Masuk ke alamat ini http://www.facebook.com/widgets/livefeed.php?app_id=XXX
XXX nya ganti dengan nomor Application ID yang tadi sudah di copy ( langkah 5 )
7. Nanti akan muncul halaman baru, tempat di mana kita bisa mengupdate status.
seperti gambar di bawah ini
8. Selesai sudah, tinggal tulis status seperti biasa deh.. ketik, kemudian post.
Sayangnya untuk update status di sini belum bisa di setting seperti halnya update
status di page biasa.
Oh ya aplikasi ini namanya juga bisa di ganti-ganti , caranya ganti / edit saja appliation namenya atau buat baru lagi.
Buat yang mau nyoba update status dari PC Kantor GW silahkan klik di sini
Atau kalau mau coba update status dari beberapa aplikasi lain bisa coba klik status update ini
Buat yang mau coba pake ponsel, saya belum tahu caranya hehehe.. ini aja caranya boleh nyobtek dari sini.
Saturday, April 17, 2010
Donat Gagal
Hari ini gak kemana-mana. cuma Bapa Seno yang sedang reunian dengan teman SMA nya di UC Senci. Jadi untuk mengisi waktu di rumah, saya, Della dan Teteh mencoba membuat donat.
Bahan2 seperti biasa menggunakan bahan instan dari pondan.
Sebetulnya saya sudah beberapa kali membuat donat dengan bahan instan dan hasilnya cukup memuaskan.
Tapi entah kenapa hari ini, sejak awal ngaduk adonan saya merasa agak was-was. Sepertinya adonan ini gagal karena lama di aduk, koq masih nempel di tangan.
Biasanya gak sampai nunggu 1/2 jam adonan donat sudah bisa di banting banting, kali ini sudah 1/2 jam lebih adonan masih menempel di tangan.
Pusing, apa yang salah, mungkin kebanyakan air. padahal ukuran air sudah sesuai dengan yang tertera di kardus pembungkus.
Di ingat2..ternyata telurnya yang 3 butir itu tidak saya pisahkan kuning dan putihnya, tapi saya campurkan semua telur kedalam adonan.
Mungkin ini yang menyebabkan adonan terus menempel di tangan.
Saya coba akali dengan menambahkan terigu, masih tetep begitu.
Akhirnya sudah satu jam, saya pasrah.. dari pada adonan campur keringat. saya sudahi banting membanting adonan.
Dan adonanpun saya pisahkan cuil demi cuil ( bahasa indonesia bukan ya ini ? ) sebesar sebuah donat.
Sayangnya cuilan adonan tidak bisa berbentuk bulat dan tidak bisa dilobangi.
Biariiin... yg penting udahan lah..
Setelah 1/2 jam cuilan adonan di biarkan dan di tutup kain basah, akhirnya adonan mengembang.
Kesulitan lain muncul, adonan lengket di tempatnya dan susah untuk diangkat.
Adonan yang semua mengembang saya ambil menggunakan sendok dan tentu saja akhirnya menjadi kempes kembali.
Belum putus asa.. saya gabung cuilan 2 adonan menjadi satu, langsung saya masukkan ke dalam minyak dan di bolongi langsung di dalam wajan supaya berbentuk donat.
Alhamdulillah..akhirnya jadi juga kue dengan rasa donat dan sedikit berbentuk donat ( krn tetap bolong namun lonjong)
Yang penting, donatnya kata seno tetep enaaaakkk...

Bahan2 seperti biasa menggunakan bahan instan dari pondan.
Sebetulnya saya sudah beberapa kali membuat donat dengan bahan instan dan hasilnya cukup memuaskan.
Tapi entah kenapa hari ini, sejak awal ngaduk adonan saya merasa agak was-was. Sepertinya adonan ini gagal karena lama di aduk, koq masih nempel di tangan.
Biasanya gak sampai nunggu 1/2 jam adonan donat sudah bisa di banting banting, kali ini sudah 1/2 jam lebih adonan masih menempel di tangan.
Pusing, apa yang salah, mungkin kebanyakan air. padahal ukuran air sudah sesuai dengan yang tertera di kardus pembungkus.
Di ingat2..ternyata telurnya yang 3 butir itu tidak saya pisahkan kuning dan putihnya, tapi saya campurkan semua telur kedalam adonan.
Mungkin ini yang menyebabkan adonan terus menempel di tangan.
Saya coba akali dengan menambahkan terigu, masih tetep begitu.
Akhirnya sudah satu jam, saya pasrah.. dari pada adonan campur keringat. saya sudahi banting membanting adonan.
Dan adonanpun saya pisahkan cuil demi cuil ( bahasa indonesia bukan ya ini ? ) sebesar sebuah donat.
Sayangnya cuilan adonan tidak bisa berbentuk bulat dan tidak bisa dilobangi.
Biariiin... yg penting udahan lah..
Setelah 1/2 jam cuilan adonan di biarkan dan di tutup kain basah, akhirnya adonan mengembang.
Kesulitan lain muncul, adonan lengket di tempatnya dan susah untuk diangkat.
Adonan yang semua mengembang saya ambil menggunakan sendok dan tentu saja akhirnya menjadi kempes kembali.
Belum putus asa.. saya gabung cuilan 2 adonan menjadi satu, langsung saya masukkan ke dalam minyak dan di bolongi langsung di dalam wajan supaya berbentuk donat.
Alhamdulillah..akhirnya jadi juga kue dengan rasa donat dan sedikit berbentuk donat ( krn tetap bolong namun lonjong)
Yang penting, donatnya kata seno tetep enaaaakkk...
Sunday, March 28, 2010
Ramahnya Seno.
Efek peneyesalan saya karena kurang berbagi waktu dengan Seno terus berlanjut. selama ini saya lebih sering pergi jalan berdua dengan Della, baik itu ke Mall, jemput sekolah Della maupun main ke rumah keluarga atau ke rumah teman.
Bukan salah Della atau salah saya juga sih, Seno mulai agak susah di ajak jalan karena hari Sabtu dan Minggu hari buat dia maen game di rumah, Jadi ketika di ajak jalan, Seno lebih memilih diam di rumah.
Namun 2 minggu belakangan ini, saya coba merayunya untuk mau di ajak jalan bersama, di mulai dari jemput sekolah Della, dan saya main2 dulu di sekolahnya Seno ( sebetulnya trik saya juga supaya Seno mau di jemput pulang sekolah, krn malu dia dijemput ibunya ).
Kemudian pulang dari sekolah, kita bertiga jalan2 dulu entah ke pasar di dekat sekolah, atau sekedar ke Alfa mart dan mampir di rumah Budenya Seno di Merpati.
Dari dua sabtu dan dua hari minggu, saya agak terperangah, Sepanjang perjalanan itu beberapa kali saya mesti berhenti sejenak karena Seno berbasa-basi, entah dengan temannya yang di temui di jalan atau dengan ibu temannya.
Ini antara lain salah basa basinya
Hai Jevon.. adik kamu jadi masuk TK sini kan ?? udah daftar belum ?? ... *Seno ngobrol sebentar sama Jevon dan saya menunggu*
Jalan sedikit ke arah depan, tiba2 Seno di panggil seorang Ibu dari rumah berpagar hijau. Lalu terlibat obrolan
"Seno.. hari Senin besok Oma gak bisa kasih Les, karena Oma harus ke Bali, tapi Kamis Les seperti biasa "
"Ok Oma.. Selamat berlibur, Seno sebetulnya juga pengen ke Bali, tapi nanti liburan sekolah , itu juga kalau Ibu ada uang. Oma hati2 di sana ya, jangan lupa jaga kesehatan Oma.."
Saya akhirnya berkenalan dengan si Oma, yang ternyata guru les Inggrisnya Seno, selama ini baru telpon2an dengan Saya.
Sabtu kemarin, kebetulan hari ini di Sekolah Seno dan Della pulang lebih cepat karena hanya ada Tablo saja, jadi pramuka pun di tiadakan. hanya 2 Jam di sekolah dan Saya jemput juga Seno sekalian jemput Della.
Di jalan bertemu seorang Bapak dan kembali Seno bertegur sapa...
Pak... (dengan gaya membungkuk ), dari mana ? Ibunya mana Pak ?
Oh.. Dari warung Bu Dadang nak, ibu kehabisan nasi, jadi bapak yang beli
Oh gitu.. Bapak bantu ibu ya.. lagi libur kerja ya pak ya..
Saya tanya Seno, itu siapa Sen ?
Oh itu suaminya Ibu kantin, tapi di kantin cuma hari Sabtu aja, kalau hari senin sampai jumat kerja di luar.
Dan ketika Hari minggunya Seno saya ajak Jalan ke Bintaro Plasa, Pangkalan Ojek sepi sekali (*tumben*.), akhirnya kita berdua jalan menuju pangkalan ojek di pohon sawo.
Di jalanan kembali bertemu seorang bapak di dekat tukang2 ojek, dan Seno juga menegurnya.
Lagi ngapain Pak ? Nanti malam jualan gak pak ?
Oh. ini lagi ngobrol aja nak, nanti malam ya jualan, nanti malem kalau nonton futsal mampir ya..
Saya masih mikir2 bapak ini siapa ya ?? o alaaaa... ternyata ini bapak tukang angkringan di dekat lapangan futsal.
Trus.. kita akhirnya gak jadi ke BP, tapi ke Carefour Ciledug, karena saya sekalian mau belanja lainnya.
Ketika di Optik, Seno saya tinggal sebentar di optik sambil menunggu kaca mata yang sedang di buatnya.
Ketika saya kembali , dari Jauh saya lihat Seno sedang asik ngobrol dengan Mbak & Mas penjaga optik sambil tertawa2..
Saya coba curi dengar pembicaraannya sepotong.
Bener lho Mas.. kalau teteh saya ikut pasti naksir .. dan si Mas tertawa terbahak-bahak.
Saya tanya ngobrolin apa sih, serius bener Sen.
Ini lho Bu, Mas yang periksa mata Seno ini kan ganteng ya Bu.. mirip Ariel Petterpan, jaketnya juga bagus. Kalau teteh Tikah ikut pasti dia naksir, bener kan bu ??
Trus Mbaknya ini suaranya bagus ya Bu.. lembut..
Saya ikut tertawa, dan mengiyakan...sambil nyuri2 foto si Mas yang katanya ganteng :-p
Si Mbak dan si Mas itu cerita, seneng dari tadi Seno banyak cerita, gak sangka Seno baru kelas 4, dikira kelas 6 SD.
Sambil menikmati kemacetan jalan ciledug raya di angkot dan melihat Seno terkantuk2, saya ingat2, Seno ini memang sudah sejak kecil ramah.
Dulu waktu baru bisa berbicara ( sekitar umur 3-4 tahunan ), Seno sering duduk di depan teras rumah dan sering sekali menegur orang yang lewat depan rumah seperti begini
"mau kemana bu.. mampir ", atau "Engkong.. mau Sholat ya..".
Ternyata ramahnya sampai sekarangpun masih tetap ramah kepada siapapun yang dia rasa sudah kenal.
Saya jadi senyum2 sendiri dan gak perlu mikir2 Seno ini ramah turunan dari siapa ya ?
Karena jawabnya sudah pasti, Ya DARI IBUNYA laaaaahhh....
ini foto Seno dari samping dengan kaca mata minusnya yang baru
R -1 cyl 1, L -0.75

Dan ini foto Mas 'Ariel' dari samping
Bukan salah Della atau salah saya juga sih, Seno mulai agak susah di ajak jalan karena hari Sabtu dan Minggu hari buat dia maen game di rumah, Jadi ketika di ajak jalan, Seno lebih memilih diam di rumah.
Namun 2 minggu belakangan ini, saya coba merayunya untuk mau di ajak jalan bersama, di mulai dari jemput sekolah Della, dan saya main2 dulu di sekolahnya Seno ( sebetulnya trik saya juga supaya Seno mau di jemput pulang sekolah, krn malu dia dijemput ibunya ).
Kemudian pulang dari sekolah, kita bertiga jalan2 dulu entah ke pasar di dekat sekolah, atau sekedar ke Alfa mart dan mampir di rumah Budenya Seno di Merpati.
Dari dua sabtu dan dua hari minggu, saya agak terperangah, Sepanjang perjalanan itu beberapa kali saya mesti berhenti sejenak karena Seno berbasa-basi, entah dengan temannya yang di temui di jalan atau dengan ibu temannya.
Ini antara lain salah basa basinya
Hai Jevon.. adik kamu jadi masuk TK sini kan ?? udah daftar belum ?? ... *Seno ngobrol sebentar sama Jevon dan saya menunggu*
Jalan sedikit ke arah depan, tiba2 Seno di panggil seorang Ibu dari rumah berpagar hijau. Lalu terlibat obrolan
"Seno.. hari Senin besok Oma gak bisa kasih Les, karena Oma harus ke Bali, tapi Kamis Les seperti biasa "
"Ok Oma.. Selamat berlibur, Seno sebetulnya juga pengen ke Bali, tapi nanti liburan sekolah , itu juga kalau Ibu ada uang. Oma hati2 di sana ya, jangan lupa jaga kesehatan Oma.."
Saya akhirnya berkenalan dengan si Oma, yang ternyata guru les Inggrisnya Seno, selama ini baru telpon2an dengan Saya.
Sabtu kemarin, kebetulan hari ini di Sekolah Seno dan Della pulang lebih cepat karena hanya ada Tablo saja, jadi pramuka pun di tiadakan. hanya 2 Jam di sekolah dan Saya jemput juga Seno sekalian jemput Della.
Di jalan bertemu seorang Bapak dan kembali Seno bertegur sapa...
Pak... (dengan gaya membungkuk ), dari mana ? Ibunya mana Pak ?
Oh.. Dari warung Bu Dadang nak, ibu kehabisan nasi, jadi bapak yang beli
Oh gitu.. Bapak bantu ibu ya.. lagi libur kerja ya pak ya..
Saya tanya Seno, itu siapa Sen ?
Oh itu suaminya Ibu kantin, tapi di kantin cuma hari Sabtu aja, kalau hari senin sampai jumat kerja di luar.
Dan ketika Hari minggunya Seno saya ajak Jalan ke Bintaro Plasa, Pangkalan Ojek sepi sekali (*tumben*.), akhirnya kita berdua jalan menuju pangkalan ojek di pohon sawo.
Di jalanan kembali bertemu seorang bapak di dekat tukang2 ojek, dan Seno juga menegurnya.
Lagi ngapain Pak ? Nanti malam jualan gak pak ?
Oh. ini lagi ngobrol aja nak, nanti malam ya jualan, nanti malem kalau nonton futsal mampir ya..
Saya masih mikir2 bapak ini siapa ya ?? o alaaaa... ternyata ini bapak tukang angkringan di dekat lapangan futsal.
Trus.. kita akhirnya gak jadi ke BP, tapi ke Carefour Ciledug, karena saya sekalian mau belanja lainnya.
Ketika di Optik, Seno saya tinggal sebentar di optik sambil menunggu kaca mata yang sedang di buatnya.
Ketika saya kembali , dari Jauh saya lihat Seno sedang asik ngobrol dengan Mbak & Mas penjaga optik sambil tertawa2..
Saya coba curi dengar pembicaraannya sepotong.
Bener lho Mas.. kalau teteh saya ikut pasti naksir .. dan si Mas tertawa terbahak-bahak.
Saya tanya ngobrolin apa sih, serius bener Sen.
Ini lho Bu, Mas yang periksa mata Seno ini kan ganteng ya Bu.. mirip Ariel Petterpan, jaketnya juga bagus. Kalau teteh Tikah ikut pasti dia naksir, bener kan bu ??
Trus Mbaknya ini suaranya bagus ya Bu.. lembut..
Saya ikut tertawa, dan mengiyakan...sambil nyuri2 foto si Mas yang katanya ganteng :-p
Si Mbak dan si Mas itu cerita, seneng dari tadi Seno banyak cerita, gak sangka Seno baru kelas 4, dikira kelas 6 SD.
Sambil menikmati kemacetan jalan ciledug raya di angkot dan melihat Seno terkantuk2, saya ingat2, Seno ini memang sudah sejak kecil ramah.
Dulu waktu baru bisa berbicara ( sekitar umur 3-4 tahunan ), Seno sering duduk di depan teras rumah dan sering sekali menegur orang yang lewat depan rumah seperti begini
"mau kemana bu.. mampir ", atau "Engkong.. mau Sholat ya..".
Ternyata ramahnya sampai sekarangpun masih tetap ramah kepada siapapun yang dia rasa sudah kenal.
Saya jadi senyum2 sendiri dan gak perlu mikir2 Seno ini ramah turunan dari siapa ya ?
Karena jawabnya sudah pasti, Ya DARI IBUNYA laaaaahhh....
R -1 cyl 1, L -0.75
Dan ini foto Mas 'Ariel' dari samping
Sunday, March 14, 2010
Kebakaran
Hari sabtu dini hari lalu menjelang saya berangkat ke tempat tidur, saya di kejutkan dengan bunyi sirine mengaung kencang.
Saya sebetulnya sempat pernah merasa phobia sirine sejak SMP. nanti akan saya ceritakan sebabnya.
Jadi begitu terdengar ada suara sirine saya langsung bangkit dari tempat tidur dan keluar kamar.
Dan bertambah kaget ketika saya lihat warna merah lampu bersinar sangat dekat tepat di depan rumah saya.
Langsung saya, Bapa Seno dan Seno yang kebetulan juga baru mau tidur keluar dari rumah untuk melihat ada ambulance apa.
Ternyata bukan ambulance yang parkir di depan rumah tapi mobil damkar warna merah. Kagetlah kami semua dan terlihat tetangga kiri kanan dan depan pun sudah keluar dari rumah dan bertanya-tanya rumah siapa yang terbakar.
Hal pertama yang saya lakukan adalah membangunkan si teteh pelan-pelan supaya bersiap-siap jika terjadi hal yang buruk.
Kemudian memasukkan semua dokumen penting dan barang berharga ke dalam ransel besar.
Saya lihat si Bapa dan Seno pergi ke kerumunan massa yang ramai untuk mencari informasi, sementara saya tunggu di rumah sambil berjaga-jaga ( sekaligus sambil foto-foto di depan mobil damkar :-p)
Ternyata, rumah yang terbakar tidak jauh dari rumah saya, sekitar 5-6 rumah dr rumah saya, namun mobil damkar tidak bisa masuk ke area rumah itu krn jalanan kurang besar.
Kebakaran bukan di sebabkan karena arus listrik yang korslet tetapi karena faktor kesengajaan.
Rumah tersebut di bakar oleh anak pemilik rumah dlam keadaan sakaw alias tidak sadar sepenuhnya.
Untungnya saat itu penghuni rumah sudah kosong ( kecuali pembakar rumah), karena sehari sebelumnya di rumah tersebut terjadi tindak kekerasan juga yaitu pembacokan pemilik rumah oleh pelaku pembakaran rumah.
Warga yang emosi tidak bisa di cegah untuk tidak memukuli si pembakar rumah tersebut, untunglang polisi kemudian datang dan mengamankan ( atau melanjutkan ?? ) pelaku pembakaran ke kantor polisi.
Untungnya Api tidak lama kemudian padam, dan tidak sempat merambat ke rumah sebelahnya.
Setelah kejadian itu, saya dan si Bapa menjelaskan ke Seno apa yang harus di lakukan jika
terjadi peristiwa kebakaran di sekitar rumah.
Selain itu, kami juga menjelaskan bahwa apa yang di lakukan masyarakat terhadap pelaku juga tidak benar, itu namanya main hakim sendiri.
Dan sekaligus juga kami terangkan bahwa begitulah efek narkoba, selain merugikan diri sendiri narkoba juga merugikan orang lain.
Lihat sendiri, andai pelaku tidak di tolong orang lain, dia bisa mati terbakar di dalam rumah karena tidak sadar. dan pelaku masih tetap diam meski di pukuli oleh masyarakat, karena dia dalam keadaan sakaw.
Jadi Sen, jangan pernah sekalipun kamu menyentuh dan mencoba narkoba ya Nak !!
wow !! ada mobil damkar di depan rumah
Macthing kan ??
Saya sebetulnya sempat pernah merasa phobia sirine sejak SMP. nanti akan saya ceritakan sebabnya.
Jadi begitu terdengar ada suara sirine saya langsung bangkit dari tempat tidur dan keluar kamar.
Dan bertambah kaget ketika saya lihat warna merah lampu bersinar sangat dekat tepat di depan rumah saya.
Langsung saya, Bapa Seno dan Seno yang kebetulan juga baru mau tidur keluar dari rumah untuk melihat ada ambulance apa.
Ternyata bukan ambulance yang parkir di depan rumah tapi mobil damkar warna merah. Kagetlah kami semua dan terlihat tetangga kiri kanan dan depan pun sudah keluar dari rumah dan bertanya-tanya rumah siapa yang terbakar.
Hal pertama yang saya lakukan adalah membangunkan si teteh pelan-pelan supaya bersiap-siap jika terjadi hal yang buruk.
Kemudian memasukkan semua dokumen penting dan barang berharga ke dalam ransel besar.
Saya lihat si Bapa dan Seno pergi ke kerumunan massa yang ramai untuk mencari informasi, sementara saya tunggu di rumah sambil berjaga-jaga ( sekaligus sambil foto-foto di depan mobil damkar :-p)
Ternyata, rumah yang terbakar tidak jauh dari rumah saya, sekitar 5-6 rumah dr rumah saya, namun mobil damkar tidak bisa masuk ke area rumah itu krn jalanan kurang besar.
Kebakaran bukan di sebabkan karena arus listrik yang korslet tetapi karena faktor kesengajaan.
Rumah tersebut di bakar oleh anak pemilik rumah dlam keadaan sakaw alias tidak sadar sepenuhnya.
Untungnya saat itu penghuni rumah sudah kosong ( kecuali pembakar rumah), karena sehari sebelumnya di rumah tersebut terjadi tindak kekerasan juga yaitu pembacokan pemilik rumah oleh pelaku pembakaran rumah.
Warga yang emosi tidak bisa di cegah untuk tidak memukuli si pembakar rumah tersebut, untunglang polisi kemudian datang dan mengamankan ( atau melanjutkan ?? ) pelaku pembakaran ke kantor polisi.
Untungnya Api tidak lama kemudian padam, dan tidak sempat merambat ke rumah sebelahnya.
Setelah kejadian itu, saya dan si Bapa menjelaskan ke Seno apa yang harus di lakukan jika
terjadi peristiwa kebakaran di sekitar rumah.
Selain itu, kami juga menjelaskan bahwa apa yang di lakukan masyarakat terhadap pelaku juga tidak benar, itu namanya main hakim sendiri.
Dan sekaligus juga kami terangkan bahwa begitulah efek narkoba, selain merugikan diri sendiri narkoba juga merugikan orang lain.
Lihat sendiri, andai pelaku tidak di tolong orang lain, dia bisa mati terbakar di dalam rumah karena tidak sadar. dan pelaku masih tetap diam meski di pukuli oleh masyarakat, karena dia dalam keadaan sakaw.
Jadi Sen, jangan pernah sekalipun kamu menyentuh dan mencoba narkoba ya Nak !!
Wednesday, March 10, 2010
webmaster menagih utang
Begini nih kalau webmaster nagih utang..
Ini gambar 2 hari lalu..
Sekarang utangnya sudah di bayar.. tampilan website lampung utara sudah bagus lagi
Selamat ya Mas..trik nagihnya utangnya boleh juga nih
Sekarang utangnya sudah di bayar.. tampilan website lampung utara sudah bagus lagi
Selamat ya Mas..trik nagihnya utangnya boleh juga nih
Monday, March 8, 2010
Kepergok Membaca
Dapat info dari Mbak Oni Juragan buku untuk ikut berpartisipasi dalam Kampanye 1000 Foto Kepergok Membaca, coba2 cari foto2 lama yang sudah ada,perasaan ada beberapa foto yang sedang asik membaca.
Dan sampai bulan Mei nanti coba2 juga candid orang yang lagi asik baca ah..
Ikutan yuukk.. foto2 partisipannya yang sudah ada juga lucu2 lho..
Bisa di lihat di sini .
Adapun ketentuan foto yang dikirimkan adalah sebagai berikut:
1. Tema foto adalah Kepergok Membaca.
2. Foto bisa diambil dari segala jenis kamera (Kamera HP, Pocket, SLR, DSLR, KLJ, Lomo, dll)
3. Jumlah dan warna foto bebas
4. Olah digital hanya diperkenankan sebatas kamar gelap (brightness dan contrast)
5. Menyertakan formulir pengumpulan 1000 Foto Kepergok Membaca yang telah diisi (formulir dapat diunduh di www.worldbookdayindonesia.org)
6. Foto dikirimkan dalam bentuk .jpeg ke worldbookdayindonesia@gmail.com paling lambat tanggal 30 Maret 2010.
Kampanye 1000 Foto Kepergok Membaca bukanlah kompetisi, melainkan sebuah festival atau perayaan partisipatif yang bersifat non-komersil. 1000 Foto Kepergok Membaca akan ditampilkan online. Bersama dengan Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara, kami akan memilih 100 Foto paling inspiratif untuk dipamerkan di ruang-ruang publik. 100 Foto tersebut juga akan dibukukan dalam buku 100 Foto Kepergok Membaca.
Panitia tidak memungut biaya dalam program ini. Dengan mengirimkan foto dan formulir, maka peserta telah menjamin tidak ada pelanggaran hak cipta atas karya yang dikirimkan. Panitia berhak menggunakan foto-foto tersebut dalam seluruh kegiatan Kampanye 1000 Foto Kepergok Membaca. Panitia akan melakukan koordinasi dengan peserta untuk kepentingan penggunaan tersebut. Gugatan atas hak cipta foto yang dikirimkan merupakan tanggungjawab peserta.
Informasi lebih lengkap tentang acara ini coba lihat di websitenya worldbookdayindonesia.
Ini sedikit koleksi yang saya punya.
Bandara Soeta 2007, Nunggu Pesawat
Seno masa TK
si Aa Serius mengaji di Makam Bokap
Mau tidur baca dulu
Pesanan makanan belum datang, baca duluuuu
Dan sampai bulan Mei nanti coba2 juga candid orang yang lagi asik baca ah..
Ikutan yuukk.. foto2 partisipannya yang sudah ada juga lucu2 lho..
Bisa di lihat di sini .
Adapun ketentuan foto yang dikirimkan adalah sebagai berikut:
1. Tema foto adalah Kepergok Membaca.
2. Foto bisa diambil dari segala jenis kamera (Kamera HP, Pocket, SLR, DSLR, KLJ, Lomo, dll)
3. Jumlah dan warna foto bebas
4. Olah digital hanya diperkenankan sebatas kamar gelap (brightness dan contrast)
5. Menyertakan formulir pengumpulan 1000 Foto Kepergok Membaca yang telah diisi (formulir dapat diunduh di www.worldbookdayindonesia.org)
6. Foto dikirimkan dalam bentuk .jpeg ke worldbookdayindonesia@gmail.com paling lambat tanggal 30 Maret 2010.
Kampanye 1000 Foto Kepergok Membaca bukanlah kompetisi, melainkan sebuah festival atau perayaan partisipatif yang bersifat non-komersil. 1000 Foto Kepergok Membaca akan ditampilkan online. Bersama dengan Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara, kami akan memilih 100 Foto paling inspiratif untuk dipamerkan di ruang-ruang publik. 100 Foto tersebut juga akan dibukukan dalam buku 100 Foto Kepergok Membaca.
Panitia tidak memungut biaya dalam program ini. Dengan mengirimkan foto dan formulir, maka peserta telah menjamin tidak ada pelanggaran hak cipta atas karya yang dikirimkan. Panitia berhak menggunakan foto-foto tersebut dalam seluruh kegiatan Kampanye 1000 Foto Kepergok Membaca. Panitia akan melakukan koordinasi dengan peserta untuk kepentingan penggunaan tersebut. Gugatan atas hak cipta foto yang dikirimkan merupakan tanggungjawab peserta.
Informasi lebih lengkap tentang acara ini coba lihat di websitenya worldbookdayindonesia.
Ini sedikit koleksi yang saya punya.
Subscribe to:
Posts (Atom)