Wednesday, February 13, 2008

Anak SD pun merayakan Valentine

Waktu jaman gue remaja Valentine Days belum se rame dan se heboh sekarang di rayakan para remaja

Jaman SMP mungkin sudah ada, tapi gue gak ikutan tuh acara tuker-tukeran kado, saling kasih bunga or coklat. paling cuma serba pink aja ke sekolah. SMA..sama aja, masih belum kepengen ikutan datang ke acara malam valentine ( ini krn emang waktu itu blm punya pacar hehe..).


Pas kuliah, meskipun sudah punya pacar, masih juga belum berasa buat gue apa pentingnya valentine days, gak ada deh tuh ritual kasih bunga, kasih coklat, candle light dinner di valentine day, pacar gue gak suka banget model yang ginian jadi klop deh... 


Bukan karena gue tidak menghargai Mr Valentine yang yang sudah menebarkan benih kasih dan sayang, dan bukan juga karena gue gak punya rasa kasih dan sayang sama pasangan, sama teman or kepada sesama gue tidak merayakan dan melewatkan begitu saja valentine day, buat gue hari itu sama aja, bedanya cuma banyak warna pink di sana sini.


Tapi kemaren sore tiba2 Seno telpon dan titip pesan minta di beliin bunga dan kado senilai rp 5.000, halah.. baru kelas 2 SD aja koq ada acara tuker2an kado. trus gue telpon ke salah satu ortu temen seno, kira mo beli apadan beli bunganya bunga hidup atau bunga hiasan. ortu temen Seno kaget, dia bilang gak perlu bawa bunga koq. So.. buat apa Seno bunga..ketika gue konfirm lagi ke Seno.. hihi.. ternyata itu inisiatif seno sendiri minta di beliin bunga, dan bunganya katanya untuk Laura temannya.. waddduhhh... anakku... cah lanang .. koq ra koyo bapake dan Mboke yooo..


 

Dan, pagi ini.. Seno berseri sekali berangkat ke sekolah dengan membawa 1 kado warna pink dan 1 tangkai bunga..

 

Happy Valentine Sen !

 

 

Tuesday, February 12, 2008

Jualan - Springbed Alphabed




Teman2,

 

Mau test aja, selama ini kan jualan gue belum pernah gue masukin ke MP.

Mo coba2 masukin ke MP, siapa tahu rejekinya nambah.

Silahkan di lihat-lihat, jangan ragu2 untuk memesan ya..

( via imel ke icho2606@gmail.com lebih bagus)

 

Springbednya dan bahan kasurnya bagus, kainnya halus, dijamin tidurnya tambah nyenyak 

Garansi 15 tahun. Diskon 35% dari pricelist ( asli pricelist dari pabrik lho.. gak naikin harga )

Free ongkos kirim untuk area JaDeTaBek.

 

Cara Pesan :

- Imel or tanya2 di MP boleh..

- Kasih DP dulu minimal 30% dari harga beli ( sukur-sukur mau langsung lunas )

  DB bisa di transfer via rekening BCA atau Permata

- Barang dikirim kalau ada stok, paling lambat 3 hari dr pemesanan, kalau tidak ada stok paling lambat 5 hari kerja.

 

Ok, terima kasih sudah melihat-lihat

 

 

Thursday, February 7, 2008

Dapet uang tanpa kerja ?........ gak mungkin...

Di Indonesia macam2 trik tipuan undian sudah kita ketahui.  misalnya tiba2 dapat sms "selamat anda memenangkah hadian bla bla bla, silahkan hubungi no. 999999" , atau kiriman surat atau telpon yang menyatakan kita sebagai pemenang undian. Dan sudah tidak aneh juga kalau tiba2 KTP kita bisa ada di surat pemberitahuan sebagai pemenang yang di lampiri kop surat suatu badan negara.

Dan ternyata ( sebenarnya ini juga sudah lama), sering kali kita juga dapat e-mail yang menyatakan "congratulation, you are winning the lucky game bla bla bla.. ". biasanya kalau dapat e-mail ini gue langsung delete, lha ikut undian apa ? gue gak pernah berjudi di internet koq bisa menang.
 
Tapi beberapa hari terakhir ini, gue dapat email congratulation you are winning the lotre UK ... agak seriusan, berhubung iseng dan pengen tahu aja apakah jenis tipuannya sama dengan modus tipuan di sini atau engga.

mula2 gue bales, kemudian mereka minta gue untuk send no. certifikat kemenangan gue ke bagian claim, gue ikutin, trus di bales lagi oleh bagian claim bahwa registrasi sertifikat kemenangan  sudah di approved, gue cuma penasarna, kapan gue di minta bayar sama mereke, gak mungkin mereka rela ngasih duit cuma2 1 jeti UK tanpa gue melakukan apa2. akhirnya, setelah e-mail ke 6, dan mereka sempet telpon gue 2x untuk menyatakan kebenaran ada emilik e-mail gue barulah ketahuan UUD ( ujung Ujungnya Duit), mereka minta gue send cost fee sebesar kalo di rupiahkan kurleb 1.5 jeti. ( hihi..bener kaaan ). dan keukeuh gak mau motong dari hasil hadiah yang gue terima.
Ih.. siapa juga sudi ngirim uang segitu ke orang gak jelas dan alamat gak jelas.

Dan... intinya sih gak ada deh orang yang tiba2 ngasih uang ke kiya tanpa kita perlu kerja..
kalo ada... hhmm.. ksih tahu gue dong.. mau juga siih
 

 

 

Tuesday, February 5, 2008

Singkong aja koq dikorupsi

Di musim susah begini miris dan kasihan sekali baca berita petani singkong caspro di Desa Golo Ronggot Manggarai Flores sana, betapa tidak, singkong varietas landras lumajang hasil panen mereka Cuma di hargai Rp.200/Kg. padahal sepotong singkong goreng di tukang gorengan di Jakarta sekarang harganya Rp.500, bahkan ada yang sudah menjual Rp.1500 untuk 2 potong.


Jangan bayangkan dengan biaya ke toilet umum di Jakarta, karena 1 kali ke toilet bisa setara dengan 5Kg singkong, kenyang banget kan.

Sebenarnya para petani Desa Golo Ronggot tersebut menanam singkong berhektar-hektar bukan tanpa tujuan, mulanya tujuannya adalah memenuhi permintaan investor dari China yang mau membeli singkong Manggarai yang konon bagus untuk etanol.


Tapi sampai panen singkong tiba, Pemda setempat tidak menandatangani nota kesepakatan antara investor dengan pemda, jadi tidak jelas siapa yang akan membeli hasil panen para petani singkong tersebut, padahal untuk untuk memodali projet tanam singkong ini tidak sedikit rupiah yang sudah mereka keluarkan.


Untungnya, Ketua DPRD setempat segera (akan) membawa kasus ini ke KPK karena di duga ada penyimpangan dalam proyek singkong ini.

Kalau kasus ini benar.. duh.. teganya teganya teganya.. singkong aja koq di korupsi.


 


Monday, February 4, 2008

test upload foto from gmail




Beberapa foto waktu banjir kemarin

 

 

 

Dimana cari info lowongan kerja ( jawaban buat Anjar )

Saya adalah pengunjung setia Jobsdb dan, jobstreet sejak beberapa tahun terakhir ini. Untungnya  waktu di Sunter sana situs tersebut tidak di haramkan, jadi beberapa rekan juga termasuk pengunjung setia. Meskipun ( bukan maksudnya nyombong) experience tidak bisa di samakan dengan fresh graduate, tapi saya tetap menjadi pengunjung setia Jobsdb bahkan sampai hari inipun saya tidak melewatkan untuk mengintip jobsdb.


Anjar teman saya pernah posting bahwa Jobsdb hanya cocok untuk fresh graduate saja, karena Jobsdb tidak melakukan filter kelas perusahaan , Target experienced graduate ya itu-itu saja , tapi sebenernya saya tidak sependapat dengan apa yang Anjar bilang, karena meskipun jika Jobsdb memfilter kelas perusahaan saya tetap akan memfilter sendiri perusahan yang akan saya lamar, harus cari tahu dulu detail perusahaannya jenis apa, employeenya berapa banyak, bagaimana kondisi perusahaannya, selain itu saya juga akan melihat   berapa lama pengalaman yang di butuhkan oleh perusahaan pencari kerja,  kalau di tulis pengalaman tidak mutlak atau tidak di sebutkan, maka saya tidak melamar  untuk posisi tersebut karena saya berasumsi bahwa pekerjaan tersebut hanya untuk para fresh grad.


Berdasarkan pengalaman, beberapa kali saya dapat panggilan kerja bahkan sebetulnya ada juga yang sudah terima saya, berkat lamaran yang saya kirimkan lewat Quick Applynya Jobsdb. Dan saya bekerja di kantor baru inipun saya dapat dari JobsDb.


Kemudian untuk Koran khususnya Kompas Sabtu Minggu, Anjar bilang sekarang kompas Sabtu Minggu sudah tidak efektif lagi karena banyak iklan yang hanya basa-basi, Banyak LSM buka low di sini dan tidak spesifik, Large Company sering pasang iklan besar ½ halaman tapi yang diterima hanya beberapa gelintir.


Saya pikir bukan basa basi Njar, kalo yang iklan kotak2 kecil itu sebaiknya memang gak dilihat untuk yang sdh pengalaman. Sejak saya baru lulus dan ketika belum berkenalan dengan Jobsdb sampai saat ini pun   saya masih tetap mencintai dan berterima kasih kepada Kompas Sabtu – Minggu, karena berkat Koran Kompas Sabtu-Minggu ini juga  saya dapat kerja di perusahaan Automotive terkemuka ( bukan lewat KKN). Jadi Kalau Anjar bilang belakangan ini lowongan yang dimuat tidak efektif, tergantung siapa yang melihat, para Fresh Grad dan yang sesuai dengan bidangnya dan kebetulan nemu info low pekerjaan kemudaian dapat ( sperti saya dulu ), mungkin percaya dan akan tetap memonitor kompas sabtu minggu.


Adik sepupu saya ( bukan fresh grad juga), sebelum puasa tahun lalu masih bisa dapat kerja di satu perusahaan bagus di Karawaci, ya dari Kompas Sabtu Minggu itu.


Dan kalau para Large Company berani beriklan besar meskipun Cuma terima beberapa orang saja, saya pikir itulah cara large company membangun image perusahaan mereka untuk para pelamar, kan saya sudah ceitakan di atas, kalau yang kotak-kotak kecil saya males lihatnya.


Jadi.. untuk media2 di atas, buat saya masih valid dan masih perlu.

Untuk lainnya, berhubung se umuran saya sudah sulit cari kerja , saya pilih gossip dari teman, Head Hunter dan tetep Jobsdb. Jobstreet dan Kompas Sabtu Minggu

Saturday, February 2, 2008

Dan Banjirpun ku terjang

Jakarta jumat  di awal februari bener2 lumpuh gara2 langit Jakarta terus menerus ngangis sejak pagi. Sejak berangkat kantor hujan deras sudah menemani gue dan Bapa Seno sejak dari rumah. Apesnya lagi si maung gahar alias Tiger kesayangan Bapa Seno tiba-tiba aja ngambek (ngikutin yang punya juga lagi ngambek hehe ). Setiap kali lampu merah dan brenti , setiap kali itu juga si maung gak mau di stater, bayangin aja sepanjang jalan panjang joglo – Daan Mogot berapa jumlah lampu merahnya. Jadi aja sampe kantor jam 9 . itupun Bapa Seno terpaksa gue tinggal di depan BCA Daan Mogot karena si maung masih juga ngadat dan gue terobos banjir Daan Mogot yang sudah mulai se betis.

 

Jam 1 Siang karyawan sudah boleh pulang,tapi gimana mo pulang , depan kantor sudah se dengkul lebih dan gak ada kendaraan umum yang lewat, Kantor nyediain truk untuk yang mau ke grogol dan gak ada yang ke arah cengkareng. Berhubung kawatir kondisi rumah dan anak2, gue nekat deh nembus banjir jalan sampe pesing. Sampe pesing angkot masih juga susah di cari, cape nunggu , akhirnya nekat deh nyetop mobil box pengangkut sosis dan tahu sutera yang tujuannya ke carefour Puri, enak juga lho naik mobil tinggi bisa nembus banjir. Dari Puri angkot jurusan Kreo atau ciledug masih juga gak ada, jaid naik angkot apa aja sampe srengseng. Dari Srengseng di lanjutkan naik taxi yang lagi2 gak mau sampe tujuan, Cuma sampe perempatan joglo aja. Karena katanya macet total di jalan TPU joglo. Ojekpun gue ajak lewat TPU Joglo gak mau, keukeuh tukang ojek ngajak lewat BNI Ulujami nanti muter di cipulir katanya gak banjir , padahal gue tau banget di situ sumber banjirnya. Gak papa deh terpaksa dari pada gak sampe2. Dan.. bener aja, sampe depan BNI dan muter di cipulir, tetep aja kehadang banjir sungai pesanggrahan, dan bener aja gue di kadalin tukang ojek, jelas dia gak mau macet2an dan gak mau melintasi banjir dong… jadi cukup sampai di sini aja ya neng.. selanjutnya terserah anda.. dasar !!

Yah akhirnya sambil mikir gimana caranya nyebrangin banjir yang sudah sepinggang tukang gerobak, gue nikmatin aja suasan banjir, sambil foto2.. dan gue  jadi inget nostalgia waktu masih gadis dan baru pertama kerja masih naik 69 dan sempet kehadang banjir, gue rela dan gak malu tuh naik gerobak.. asik-asik aja malah, akhirnya saat itu juga gue putuskan  naik gerobak aja deh, dari pada naik delman kasian kudanya kedinginan.

Sampe ujung banjir, tinggal 1x lagi gue mesti naik angkot atau ojek, gue coba telpon Bapa Seno,gak di angkat, mungkin dia juga lagi berjuang menembus banjir sambil ngerayu si maung supaya gak ngambek. Dan angkot COI masih juga gak ada, jadi tetep ojek I Love You.. sampe rumah.

 

Gue pikir tadi etape banjir terakhir yang mesti gue tembus, ternyata belum, di tengah-tengah jalan wijaya kusuma, lagi2 gue terhadang banjir, sedengkul juga akibat limpahan anak sungai pesanggrahan, di bates Jakarta-Tangerang, sekitar 200m lagi dari rumah. Waduh jadi kebayang gimana tadi Seno dan Della pulang dari sekolah ya.. duh.. kasian. Sambil jalan di tengah banjir, gue jadi mikir, salah nih beli rumah di sini, meskipun  rumah gak banjir tetep aja akses jalannya banjir mah percuma. Di tengah jalan banjir juag sempet2nya bertransaksi beli pepes peda di langganan yg kebetulan ketemu di situ hehe..tetep wee. Gak mau kehilangan ka sedep na neng Icho pepes peda tea..

Di ujung banjir.. astaga.!!!!. gue lihat Seno , Della dan Bapa Seno lagi asik main air banjir2an ..ya ampuuun.. iseng banget si Bapa pantes aja gue telp gak diangkat2..teganya dikau gak mikirin si Ibu yang  susah2 berjuang menembus banjir… hiks.. jadi sedih, susah banget mau cari uang di Jakarta..