Showing posts with label hiburan. Show all posts
Showing posts with label hiburan. Show all posts

Monday, November 8, 2010

Mirip

Di dunia ini terdapat banyak orang dengan kemiripan wajah

Ada Sodikin yang mirip Ronaldinho ,

Ilham anas ( temennya Ibu Ezra ) yang mirip Obama

Teungku Wisnu mirip Yossi Project Pop











           Yosi                                                                                     T. Wisnu

Pak SBY mirip Pak Suharto

Gayus mirip orang yang nonton turnamen golf di Bali.

Icho Mirip Ira Wibowo ..

Protes bayar !!!

Tuesday, June 15, 2010

Juri Baru Indonesia Mencari Bakat

Tontonan di akhir pekan yang selalu di tinggu Della dan ibunya adalah IMB, nyaris tidak pernah terlewat nonton IMB di malam minggu atau malam Senin.
Kalau pas ke luar di malam minggu, di pastikan Della sudah cemberut2 dan gak betah. Magnet IMB memang luar biasa.
Dulu di awal2nya sih gak terlalu fanatik dengan IMB ini, karena saya pikir ah biasa2 aja deh bakatnya, lagi pula penilaiannya berdasarkan sms.. gak seru lah.
Tapi lama-lama bagu2 juga ternyata pesertanya,apalagi setelah IMB memasuki semi final dengan masuknya 14 perserta yaitu, Brandon, Berto, Klantink, Putri Ayu, Funky Papua, JP Millenix, Bonita, Rumingkang, Janice & Ryan, Fay Nabila, Lius Firdaus, Hudson, Belda, dan Saratus Persen.

Dan makin ke sini pencinta IMB di rumah bukan cuma Della dan Ibunya, tapi hampir semuanya suka dan punya jagoan masing2.
Teteh menjagokan Belda yang cool, Saya menjagokan Rumingkang,Funky Papua, Lius, Berto, Janis & Ryan ( koq banyak bener ya ) , Della sangat suka Fay Nabila dan Hudson yang hebat dalam ganti2 wajah dan suara, apalagi Della itu seneng banget kalo liat bencong ( eh Hudson  bencong bukan yaa.??. )
Seno suka Brandon dan JP Milenix. Bapa Seno suka Janis & Ryan dan Berto Pah.
 
Eh.. ndilalah koq 3 pekan kemarin yang keluar koq idola2 saya.
Lius yang ganteng dan bersuara bagus harus pulang, memang sih 2 minggu belakangan ini Lius on off jelek dan bagus krn sedang kurang fit, Tapi tentu saja alasan kurang fit tidak akan di maklumilah.. tapi kenapa Lius harus pulang di saat suaranya sudah bagus lagi ?? duuuh...

Lucu juga kalo lagi nonton IMB bareng di rumah, semua serasa jadi juri. Teteh sudah gatel menggantikan Titi Syuman yang bilang Belda kurang keratif karena permainan apinya sedikit, teteh bilang, gilaaa... Belda ganteng banget pake bahu gak macem2 dan mukanya gak macem, mana dancenya juga kereeeen..buta tuh Titi Syuman.
( lha ini ajang pencarian bakat Teh.. bukan ajang pemilihan cover boy )
Della juga pernah ngotot ketika Fay Nabila dibilang gerakannya itu2 aja..karena Della sangat nge-fans dengan Fay dan sejak ada Fay di IMB Della sering menirukan gerakan2 Fay.

Malam Senin kemarin giliran Seno dan Bapa Seno yang sedikit ngotot jadi juri karena idola-idolanya terpuruk di ururtan sms terendah.
Bapa Seno bilang, ini Tantowi bego banget sih, sok tau dia bilang JR gak mau terima kritikan dan gak banyak perkembangan. dari kemaren ini anak berdua makin banyak kemajuan, udah mulai pede, banyak senyum, gak cuma maenin lagu klasik, trus gak terburu2 lagi .. dia ikutin anjuran Tantowi lha koq malah dibilang gak mau rima kritikan.
Ah saya juga menyesali kenapa JR harus keluar, ini anak berdua meski masih kecil talentanya luar biasa. Ayo bandingkan dengan anak2 kecil lainnya seperti Brandon dan Fay yang membosankan itu dancenya, JP yang gebukan drumnya biasa2 aja, Putri Ayu nyanyinya gitu2 terus dan membosannkan.. JR lebih bagus dr pada mereka. Sayang SMS nya rendah..
 
Terus belum lagi Seno juga sedih, komentar nya : JP keren bangeeet.. jangan pulang dulu dong..
Ibu Seno nimpalin : ih apanya yang keren..mukul nya aja kayak mukul bedug gitu..
Seno makin nyolot.. "dari pada ibu gak bisa mukul drum, cuma bisa mukul kendang doang belagu.."
Lha.. ini juri di rumah koq jadi ikutan seperti Sarah Sechan dan Titi Syuman ya..

Siapa jagoan anda di IMB ? jangan lupa sms dukungannya ya... 

Kalo jagoan saya mah yang ini ...
 

Friday, June 5, 2009

Miss Indonesia 2009

"Mhn doa dan dukungan mahasiswa FIKOM Universitas Budi Luhur wakil dari Maluku Miss Indonesia 2009, a.n Virginia Engelina  Kirim SMS ke 6288 : ketik MI MALUKU "
 
itu potongan dari inbox FB saya yang saya terima 1 hari sebelum malam final Miss Indonesia 2009 yang di adakan di JCC Plenary Hall (5/6/09) di siarkan rcti tadi malam.
Maaf ya. gara2 saya gak ikutan SMS jadi aja wakil dari Maluku gak masuk 5 besar . halah !!,  wong itu pemilihan miss-missan jurinya bagus2 koq, ada Liliana Tanoesodibjo (Ketua Dewan Juri), Martha Tilaar, Darwis Triadi, Harry Darsono, Kamidia Radisti, dan Rudi Hadisuwarno dan khusus di rumah ada juri tambahan, Ibu Seno, Seno dan Della.
Lho ?? Bapa koq gak ikutan jadi Juri ? engga.. Si Bapa asik ngegodain Della yang sangat serius melihat acara ini meskipun sudah di minta tidur karena jam tidurnya sudah lewat.
Bapa menggoda Della dengan menghalangi tivi dan bergaya bolak balik memperkenalkan diri  sebagai Miss Kreo Ciledug.. dan bikin Della sebel tapi ketawa ngakak

Sesuai Prediksi Ibu Seno dan Della akhirnya Miss Indonesia 2009 terpilih wakil dari DKI Karenina Sunny Halim.





Sedikit tentang Karenina Sunny Halim -> Home Schooling Christian Vocational Academy Memiliki seorang Ibu yang berasal dari Montana, Amerika dan aktif di NGO membuat gadis cantik yang akrab disapa Nina ini ikut memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Ia pernah ikut turun menjadi pengajar bagi anak-anak korban tsunami Aceh. Nina yang memiliki prinsip mengutamakan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaan pribadi ini memiliki 6 gelar diploma, antara lain di bidang Public Relations, Sales and Marketing, Primary Teeching, Economics, Performing Arts dan Music and Arts. Nina yang lahir di Jakarta, 13 Juni 1986 saat ini aktif mengajar di sebuah SMP di Jakarta.

Selamat buat pemenang Miss Indonesia 2009. Selamat juga buat pemenang kedua Melati Putri Kusuma Dewi dari Sulawesi Barat dan pemenang ketiga diraih oleh Viviane asal Bali. Dan selamat juga buat Kampus Budi Luhur, akhirnya pernah juga mahasiswinya jadi finalis Miss Indonesia..



Foto punya : http://showbiz.liputan6.com/

Thursday, September 25, 2008

Bintang Sinetron

Sudah hampir 5 bulan ini saya menjalani shooting sinetron, kadang saya berperan sebagai bintang, asisten sutradara bahkan juga pernah menjadi sutradara pengganti. Kadang berperan ganda, sebagai perempuan atau sebagai laki laki, kadang menjadi si cantik nan baik hati, kadang juga menjadi si buruk rupa berhati busuk, kadang sebagai dokter, kadang sebagai pasien yang sakit jiwa.

.

Mulanya ketika di sodori scenario sinetron ini saya tidak begitu tertarik, saya bilang ke sutradara, saya mau jadi bintang sinteron ini namun tanpa naskah improvisasi aja , tapi rupanya sutradara tetap pada pendiriannya bahwa untuk menjadikan sebuah cerita menjadi sinetron yang enak ditonton harus mengikuti naskah yang sudah ada. Akhirnya saya coba jalankan shooting sesuai dengan arahan sutradara  tapi ketika alur cerita sudah menyimpang jauh dari bayangan sang sutradara, beliau sudah merasa lelah dan mengundurkan diri sebagai sutradara tapi shooting sudah di mulai dan budget serta energi yang sudah di keluarkan sutradara juga tidak sedikit, maka beliau meminta saya untuk meneruskan shooting ini hingga selesai.

 

Dalam perjalanannya, sungguh berat sekali saya ketika harus berperan sebagai sutradara sekaligus pemain, apalagi shooting berjalan tidak kenal waktu, saat scene jeritan malam maka dini hari saya harus ada di lokasi, standby dengan pemain lawan saya, saat ada adegan mandi pagi maka saya harus bangun dini hari dan siap mandi pagi di lokasi shooting, begitu juga jika ada adegan shooting di luar kota, saya harus mengikuti alur cerita dan set lokasi seolah olah ada di luar kota bahkan di luar negri.

 

Sama halnya dengan sutradara, saya sebagai pemainpun pernah merasa capek lahir batin menjalani peran ini, belum lagi perasaan saya yang campur aduk ketika dalam satu scene saya harus bermain sebagai si jahat dan si baik, gak mudah ternyata menjalankan peran tersebut. Saya sudah mengajukan pengunduran diri ke produser, produserpun sudah menyetujui, tapi lawan main saya mogok main, dia juga mengajukan pengunduran diri kalau saya mundur, bahkan pemain lawan saya sampai harus masuk rumah sakit  shock karena impiannya menjadi bintang sintetron menjadi buyar. Apaboleh buat, saya pun meneruskan kembali peran ini.

 

Terus terang.. sampai hari ini kalau produser meminta saya untuk menghentikan shooting ini saya sangat siap, hati kecil saya menolak untuk meneruskan shooting ini, terlalu banyak kerugian yang saya alami di bandingkan keuntungannya yang belum jelas ini. Saya sudah rugi waktu, rugi moril dan materil, rugi mental dan masih banyak kerugian lainnya, selain itu saya juga merasa kurang jujur kepada pemain lawan saya karena dia sebagai bintang baru di dunia sinetron belum banyak tahu teknik bermain senetron, belum banyak tahu licik2nya lawan main untuk meraih popularitas dan meraih keuntungan bermain dengannya, tidak adil rasanya ketika saya bermain bagus karena saya dekat dengan sutradara bahkan sebagai sutradara dan sudah memahami dengan jelas apa maksud alur cerita sementara lawan main saya hanya mengikuti script saja dan tentu saja kesempatan mendapat sebuah award lebih berpihak pada saya.

 

Ramadhan ini saya merasa shooting lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya, Dan momentum Hari Raya Iedul Fitri ini akan saya gunakan sebagai hari pengunduran diri saya sebagai bintang sinetron, saya akan mengundurkan diri diam2 , mohon maaf karena kalau saya kembali terus terang mengundurkan diri pasti tidak akan di setujui Semoga ada pemeran pengganti saya yang bisa membuat lawan main saya semakin berkembang baik di dunia sinetron dan semoga lawan main saya juga bisa sadar bahwa semua ini hanya pangung sinetron bukan kehidupan nyata.

 

Mohon maaf lahir bathin, semoga tulisan ini bisa dicerna  maksudnya

 

 

 

 

 

Saturday, September 13, 2008

Semarak Sahur Bersama Radio Dangdut TPI

Pernah dengar radio dangdut TPI ? ( maap sebelumnya gue belum pernah dengar sama sekali ). 

Saat pulang kerja kamis malam dan ada tenda yang menutupi pagar garasi rumah, saya kaget takut kalau ada berita duka di tetangga sebelah, tapi gak ada bendera kuning. akhirnya di pikir2 sendiri aja deh mungkin Ibu Sebelah mau mengawinkan anaknya, tapi koq ya di bulan puasa, atau mau ada acara arisan dan sejenisnya. Ternyata kata si teteh nanti malam ada acara sahur bersama disiarkan langsung TPI, karena anaknya bapa sebelah kan kerja di TPI. gue pikir hebat bener nih, sahur bersama di rumah karyawan di siarkan langsung.

Hmm.. mulai deh narsis gue muncul, siap2 deh nanti pagi saat sahur bakal tampil di TV,rela gak tidur deh nunggu sahur dari pada nanti tampil di TV kucel. apalagi si teteh2 di rumah juga sudah semangat mau lihat dangdut.

Tunggu punya tunggu sampai saat menjelang sahur koq gak ada musiknya ? malah banyak suara2 ketawa ketiwi, tepuk tangan dan ngoceh2 gitu deh, gue dan si Teteh mau ngintip di pagar gak enak, karena di balik pagar ada meja menghalangi pintu gerbang ( artinya kita tidak boleh keluar rese gak seeeh, udah ijinnya cuma sama pembantu pula .. ) Akhirnya dengerin dari dalam rumah aja deh sambil ngedumel gagal deh muncul di Tipi.  

Eh hari ini baca di http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=5&dn=20080912040536, ternyata yang kemarin itu acara sejenis dan kali itu warga Jl. Wijayakusuma Kodam Bintaro yang kedatangan kunjungan dari acara Semarak Sahur bersama Radio Dangdut TPI ( bukan TV TPI ) hahaha.. maap baru denger kalo ada stasiun radio Dangdut TPI sih !.. tau gitu gak apa2 deh gak tampil di Tipi yang penting bisa salam salam buat Mang Juga, Bi Edah, Wa jaja. Neng ncum, nining. eha . Kang deden , Ceu Entin, Bi Imas, Aom, Nunung , semua sohib nu di lembur wilujeng sahurrrr  !!!

 

 

 

 

Saturday, January 19, 2008

Legiun Asing , masih perlu kah ?

Sejak remaja gue suka nonton sepak bola, sampai menjelang Seno di lahirkan, gue masih suka begadang nonton sepak bola. Gak Cuma Liga Itali, Liga Inggris, Sepak bola Indonesia juga tetep gue tonton. Waktu masih gadis malah beberapa pemain sepak bola  pernah gue kirimi e-mail antara lain  Aa Djorkaeff, Mas Inzagi, trus yang lokal yang pernah gue surati adalah Ahmad Muharya dari PSIS Semarang dan Ajat Sudrajat dari Persib dan Herman kipernya yang orang Sukabumi hihi…norak banget ya.. biarin aja.

Sejak Seno lahir gue mulai jarang ngikutin nonton sepak bola Liga asing maupun liga Indonesia. Cuma sejak Seno mulai suka nonton sepak bola, mulai lagi deh gue ikutan lagi nonton. Sayangnya kemarin ini gue bukan nonton pertandingan tapi nonton perkelahian dan bikin sepak bola Indonesia makin tidak enak di tonton. Gue sempat mengajarkan ke Seno bahwa Sepak bola adalah olahraga yang paling sportif. Kalau main bola kita tidak boleh melukai lawan, tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang dengan cara kerja sama dengan teman satu tim.

Ketika perkelahian di sepak bola terlihat oleh Seno gue bingung menerangkan ke Seno kenapa mereka mesti berkelahi, terpaksa gue bilang ke Seno “Oh mas kalo pemain Sepak Bola Indonesia emang gitu, dari dulu suka berkelahi kalo main bola, orang Indonesia pada cepet emosi sih, harusnya gak boleh gitu..”

Tapi sayangnya ternyata biang rusuh di ajang ini bukan dari pemain local, tapi pemain asing. Mereka yang di harapkan membawa angina positif bagi pemain kita dengan mengajarkan teknik bermain,pengalaman yang lebih bagus yang mereka punya koq malah ikut terpengaruh pemain kita yang doyan berkelahi.

Bukan Cuma penonton di sana, juga bukan hanya fans persija aja yang mengecam legiun asing tersebut , gue juga ikutan sebel sama mereka. Dari pada ngabisin biaya APBD untuk membayar orang asing yang hasilnya malah bikin malu dan bikin nambah buruk persepak bolaan kita, mending biayanya buat mupuk bibit-bibit calon pemain local yang bagus aja deh  Dan beda juga rasanya seandainya biang rusuhnya adalah pemain local, gue Cuma bergumam..biasa itu mah.

 

Kalo pelatih asing gue pikir masih perlu, karena maaf terus terang aja gue belum banyak tahu pelatih2 lokal yang kualitasnya bener2 bagus dan perlu pelatihan yang lebih bagus lagi supaya kualitasnya bisa menyamai pelatih asing sehingga kita tidak perlu impor pelatih lagi.

Kalau toh tetap terpaksa menggunakan pelatih asing, semoga pemain dan pelatih kita bisa menularkan budaya bangsa kita yang konon cinta damai

 

Salam Olah Raga !!

Tuesday, August 14, 2007

Event2 Non DKI

Beberapa daerah Non DKI belakangan ini mulai banyak yang bikin event2 menarik, gak Cuma Bali, Bandung .Solo  dan Jogja yang bikin event2 besar.

Jember sudah 6 tahun belakangan ini bikin festival jember, mirip2 festival Rio De Janiero yang diliput sama wartawan local maupun asing.

Trus.. di Riau juga lagi ada event sejarah melayu.

Gak mau ketinggalan di Semarang juga lagi rame event Semarang Pesona Asia.. hebat.. !! .. di brosurnya aja pake kalimat "Semarang The Beauty of Asia 2007 is an international art and culture performance event that show the dance and music spectacular collaboration from the world and traditional artists from each countries…". 

Acaranya :

  • Pagelaran Semarang Pesona Asia (Asian Art and Culture Festival)
  • Pagelaran BUsana Asia (Adian Designer Fashion Show)
  • Kids Drawing Contest
  • Festival Film Insiprasi Asia (Asia Inspiring Film Festival)
  • Festival Jajan Pasar Asia (Asian Culiner Festival)
  • Festival Cheng ho (Cheng Ho Festival)
  • Lomba Barongsai Internasional (Internasional Barongsai Competition)
  • Festival Layang-layang (Kites Festival)
  • Festival Wayang (Puppets Festival)
  • Festival Kaligrafi Asia (Asian Calligraphic Festival)
  • Pameran Internasional dan Temu Bisnis (International Expo and Business Meeting)
  • Seminar Perdagangan, Pariwisata dan Investasi
  • Wisata Pesona Semarang (Experience The Beauty of Semarang Tour)
  • Wisata Kota (City Tour)
  • Wisata Pedesaan (The Javanese Village )

Bisa diliat di sini deh http://www.semarangpesonaasia.com

 

Kalo di liat dari acara2nya pasti seru banget, pengen juga ke Semarang secara konon eyang kung Seno sebenernya berasal dari Semarang. Trus kemaren dapet tawaran dari Om Titus nginep di rumahnya di Semarang kalo nanti liburan.

 

Gue dukung banget acara2 kaya gini mulai di adain di kota2 Non DKI, kapan ya kira2 Banten ngadain event2 kaya gini.. jangan kalah dong sama Jateng dan Jatim