Sampai akhirnya tadi malam saya jadi peduli dengan kedatangan Miyabi, gara2 celetukan dua anak saya yang menyebut kata2 Miyabi. Iseng saya tanya ke Della
Ibu : De, Koq tahu Miyabi, emang miyabi apaan ?
Della : yang ada di TV
Ibu : cantik gak De ?
Della : Cantik sih, tapi lebih cantik ibu ( * baguuuss... anak yang jujur* )
Seno : Bintang film porno tau buuu.. (* ibunya pura2 gak kaget* )
Ibu : ah kata siapa ??
Seno : ya kata TV lah..
Ibu : emang kamu nonton TV yang ada Miyabi nya ?
Seno : ada di TV teteh... ( *huhhh pasti si teteh nyetel infotainment di kamarnya* )
Ibu : Emang kamu ngerti porno itu apa ?
Seno : ngerti dong, porno itu telanjang.
Ibu : Jadi kalo bintang film porno gimana ?
Seno : ya bintang film yang telanjang terus di filmnya.
(* hmmm... wokeh, lanangku wis ngerti film porno*)
Ibu : Betul.. maka dari itu kita gak boleh nonton film porno, gak boleh melakukan yang porno2 di depan umum karena ada undang2 pornografi, nanti kita bisa di hukum karena melanggar undang2 itu.
Seno : Ibu pernah porno ?
Ibu : Gak pernah kalo di depan umum, nanti di penjara karena melanggar hukum
Seno : Penjaranya berapa lama ?
Ibu : 17 tahun ( *ibu nya sok tahu *)
Seno : iiihhh lama bener
Ibu : Ok.. inget ya, jangan lihat berita Miyabi lagi, jangan pernah lihat film porno, jangan melakukan porno-porno di depan umum
( sambil mikir bener gak ngasih tahu nya untuk anak umur menjelang 10 tahun )
Please deh kalau boleh dan bisa minta kepada bangsa ini, dari pada ribut2 tolong jangan edarkan lagi film porno Miyabi, tutup semua situs film porno Miyabi, dan stop pemberitaan tentang Miyabi , khsusunya infotainmen di televisi. untung deh akhirnya Miyabi batal datang jadi pemberitaannya juga di stop aja. Bingung saya neranginnya ke anak saya yang menjelang ABG.
Buat yang mau ribut2 Pro dan Kontra kedatangan Miyabi saya "no comment"
Saya sepakat dengan Menbudpar masih banyak persoalan bangsa ini dibanding harus meributkan mengenai kedatangan seorang Miyabi ketanah air.