Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Sunday, June 24, 2012

Ceritakan Kabar Bahagiamu Kawan

Baca koran kompas cetak di hari minggu ini di halaman pertama saya langsung tertarik dengan gambar headlinesnya. Koq tumben ya kompas gambar headlinenya cerita yang menurut saya biasa aja, bukan berita penting banget, apa hari ini tak ada berita penting yang layak jadi foto headline ?

Fotonya yang ini, saya copas dari kompas cetak versi epaper



Kemudian isi ceritanya tentang tempat2 makan bersahaja   yang tumbuh di beberapa tempat di perkotaan yang ternyata masih diburu oleh orang dari berbagai kalangan, mereka membaur makan di situ menikmati nikmatnya makanan dan melepas kangen makanan yang dulu mungkin pernah mereka rasakan dikmatnya, juga alasan lainnya mendatangi tempat itu.

Ada beberapa tempat makan yang di ceritakan di situ, seperti Sate Haji apa gitu di Pesanggrahan, warung Mbah Joyo di Simprug, ketan susu di kemaroyan gempol, warung pawon di Jogja dsb ( baca sendiri deh yaaaa..)

Buat saya berita ini sebetulnya biasa ya, toh di lembaran lain kompas cetak biasanya juga ada cerita tentang kuliner,tapi kali ini masuk headline ini yang luar biasa. Mencoba memahami dan merenungi apa makna berita ini menjadi headline.
Saya pikir ini sebuah kabar baik, kabar gembira yang layak disampaikan kepada halayak ramai. Jadi bukan selalu kabar buruk atau kabar duku yang perlu di sampaikan dan jadi bahan berita.
Sebuah warung makan bersahaja nan enak juga perlu di beritakan, rasa senang menikmati kelezatan makanan di sana itulah yang di sampaikan di berita itu, berbagi kebahagiaan. Andai tak ada yang menceritakan enaknya makan di tempat itu, belum tentu juga kita tahu ada tempat makan enak seperti itu.

Saya jadi teringat Shanti Jogja yang sering memposting tempat2 makan enak di Jogja,Shanti bukan corong atau marketing dari tempat makan itu, tapi Shanti sudah memberikan berita bahagianya dan senangnya makan di sana. Berbagi kebahagiaan intinya.

Saya buka posting-posting lama saya, kadang berita bahagia sering terlewat saya sampaikan,posting saya lebih banyak cerita duka atau cerita nyinyir yang membuat orang lain juga ikutan kebawa emosi,padahal berbagi cerita bahagia dan kemudian yang membaca juga bsa ikut merasakan kebahagiaan dengan mencoba apa yang kita lakukan adalah sebuah kebahagiaan juga bagi kita.

Berbagi kebahagiaan bukan sebuah kesombongan, bukan sebuah intoleransi tapi sebuah ajakan kepada yang lain untuk ikut berbahagia dan meneruskan berita bahagia itu kepada orang lain, itu lebih baik dibanding meneruskan berita buruk kepada orang lain.

Apa kabar baikmu kawan ?





Wednesday, July 6, 2011

Tetaplah Bergaul Meskipun Jobless

Tba-tiba saya kangen sekali dengan teman lama saya yang hampir setahun ini putus kontak, saya coba cari nomor HPnya ke teman lain dan menelponya. Nomornya aktif tapi gak diangkat, berkali-kali terus begitu. Saya sms sambil menyebut nama saya di smsnya  juga tak dibalasnya.

Saya coba menghubungi teman lain yang mengenalnya,rupanya teman saya yang tak membalas sms itu saat ini sedang jobless. Dia keluar dari kantornya dengan alasan yang tidak ada yang tahu.
Keadaannya yang jobless hampir setahun inilah yang membuatnya tidak mau lagi berhubungan dengan teman lamanya termasuk saya dengan alasan malu karena jobless.

Kemarin saya chatting juga dengan  teman lama lainnya, saya tanya ke dia, kenapa jarang ikut kumpul-kumpul sama teman SMP,padahal sering ada acara kumpul bareng teman di daerah yang sama dengan dia tinggal.  Ternyata alasannya sama, malu ngumpul dengan teman karena jobless, pengangguran, tidak punya kerjaan.

Tidak mendapat pekerjaan atau kehilangan pekerjaan  acapkali membuat  seseorang menjadi depresi,cemas dan malu.
Juga bisa menyebabkan seseorang tidak memiliki motivasi untuk melakukan sesuatu di luar rumah,takut digunjingkan sebagai pengangguran dan sebagainya, ujungnya tidak percaya diri untuk bergaul bahkan dengan temannya sendiri.
Saya memakluminya kalau ada orang atau teman yang seperti itu, namun saya menyayangkan hal itu terjadi.
Saya prihatin dengan kondisi teman saya ini, mau bantu mencarikan pekerjaan buat dia bukan hal yang mudah, saya hanya  bisa  bantu dengan memotivasinya berdasarkan pengalaman saya yang pernah beberapa kali jobless dan 2 kali diantaranya menjadi korban PHK.

(*Pengelaman Jobless saya   kapan-kapan aja deh akan saya share *)

Sekedar solusi buat teman-teman yang sedang jobless  :
1. Coba deh jangan mengurung diri di rumah, tetep gaul dan temui teman-teman anda. Kalau malu bertemu dengan teman yang pekerja, coba temui teman2 sesama pengangguran namun positif, siapa tahu mereka juga bosan jadi pengangguran dan mau berubah, sukur-sukur bisa berbagi lowongan kerja.

2. Temui teman yang kira-kira bisa membantu mencari kerja, jangan malu untuk mengatakan kalau sedang jobless

3. Jangan bosan untuk membaca lowongan pekerjaan di koran, di internet, datang karir expo dan sebagainya.

4. Jaga penampilan diri, jangan mentang-mentang nganggur penampilannya acak-acakan. Tetaplah berpikiran bahwa kapan saja panggilan untuk bekerja bisa datang. Jadi, harus tetap memperhatikan penampilan dong, model rambut juga jangan gondrong gak jelas, cara berpakaian jangan dekil, badan juga di jaga, jangan terlalu gendut atau terlalu kurus jadi kesannya gak enak di lihat. Apalagi wajah, harus selalu segar dan bersih, siapa yang mau mempekerjakan orang gendut, dekil, muka layu.

5. Kalau melamar pekerjaan atau mengirimkan CV, sedapat mungkin di CV tutupi kesan kalau kita sedang jobless,tulis saja apa kegiatan anda selama jobless, entah bisnis ini itu atau berkegiatan sosial, seminar dan sebagainya.

6. Yang paling penting, terus berdoa jangan berhenti berharap dan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Tidak mau sitgma pengangguran melekat kan ? berfikir positif lah, sadari bekerja itu tidak selalu melulu harus di kantoran dan dengan orang lain atau  suatu institusi. coba ciptakan lapangan kerja sendiri. Mulai saja dari usaha kecil, yang penting positif dan nggak membuat kita berpikir negatif apalagi berbuat negatif..



*gambar : punya ngerumpi.com*

Wednesday, December 15, 2010

Respect for Diversity

Makan siang kemarin saya nyaris tersedak menyaksikan tayanga berita di televisi di rumah makan padang tempat saya makan. beritanya tentang sidang AN dan MR, dua terdakwa bocah murid Sekolah Dasar Dupak Masigit, Surabaya, Jawa Timur. Keduanya dinyatakan bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya karena telah menganiaya siswa SD lainnya, anak seorang pengacara


Di Luar Pengadilan,  belasan teman-teman dan guru mereka berdoa dan menangis sesaat sebelum kedua terdakwa memasuki ruang sidang anak di PN Surabaya. Mereka memberikan dukungan moril agar AN dan MR tetap tegar mengikuti sidang.

Untunglah sang hakim yang mengadili persidangan tanpa memakai pakaian kebesaran hakim ini cukup bijaksana dan memutuskan kedua bocah ini  meskipun bersalah keduanya tidak menjalani hukuman melainkan dikembalikan ke orangtuanya untuk dibina.

Kutipan dari detiknews.com

---
Saya kembali teringat kasus seperti ini juga pernah terjadi, seorang anak kelas 3 SD dibawa ke pengadilan karena menempelkan lebah ke pipi temannya yang kebetulan anak seorang perwira polisi di Polda Jatim.
 
Sebagai orang tua yang memiliki anak laki-laki  yang seusia anak-anak di atas, saya sunggu bersedih, saya membayangkan andai anak saya yang terkena kasus itu (mudah-mudah tidak ternjadi pada anak saya..amin ). Bagaimana perasaan orang tuanya, bagaimana perasaan anak2 itu Di usianya yang masih sangat muda, mereka harus mengalami proses hukum   yang demikian panjang dan melelahkan. Mulai dari tahap penyidikan oleh polisi, penuntutan oleh jaksa, persidangan oleh hakim dan pelaksanaan putusan hakim

Anak saya juga pernah jadi korban pemalakan temannya, pernah juga berkelahi dengan temannya. Namun kasus pemalakan, perkelahian bahkan pengeroyokan mampu di selesaikan pihak sekolah dengan baik dan bijak sana. Orang tua korban pemalakan maupun orang tua korban pengeroyokan masih mempercayai sekolah sebagai lembaga yang mampu memberikan pendidikan dan pengajaran bagi anaknya supaya tidak terjadi perbuatan seperti itu lagi.
 
Andai saja, semua orang tua mampu menjaga emosi dan tidak bersikap egois, saya yakin peristiwa pemalakan, perkelahian dan pengeroyokan anak, tidak perlu di selesaikan di meja hijau.
Buat Orang tua dan juga guru sekolah, mari selesaikan setiap masalah anak dengan hati dan kepala dingin,sadar dan mari kita bedakan dulu apakah kasus yang menimpa anak merupakan kejahatan anak atau sekedar kenakalan anak sebelum saling lapor.
Anak-anak adalah tanggung jawab orang dewasa untuk membimbingnya ke arah yang lebih baik, manakala pribadi anak mulai menyimpang. mari luruskan jangan pikir sarat lakukan demi pribadi muda berahklak mulia.

Meniru jargonnya Mr Obama ketika mampir ke negara kita, Unity is diversity, saya juga mengajak kepada semua orang tua untuk bersikap respect for diversity, sikap saling menghargai terhadap perbedaan individu pada semua tingkatan, yaitu antara siswa dengan siswa, orang tua dengan siswa, siswa dengan guru,  dan orang tua dengan orang tua, orang tua dengan guru. Niscaya andai saja semua dari kita punya respect for diversity tidak perlu lagi ada kasus anak SD yang di meja hijaukan . Semoga..






Foto2 dari google
.

Tuesday, May 12, 2009

Kado Terindah

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat (tidak harus menunggu hari Anniversary), dan tak perlu membeli!

Meski begitu, delapan macam kado ini dapat menjadi hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang anda sayangi

1. KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto, email atau faks. Namun dengan berada di sampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.

2. MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan.

Berikan kado ini untuk orang yang anda kasihi. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini juga memudahkan anda untuk bisa memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. D I A M

Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, "Kau bebas berbuat semaumu?" Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan?

5. KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika anda mengkadokannya tiap hari! Selain keindahan penampilan pribadi, anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi anda. Ingat-ingat pula, pernahkah anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikurbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado "kesediaan mengalah". Okelah, anda suatu saat mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

8. SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus-asaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita.

Note Icho :

Kapan terakhir kita hadir ditengah keluarga, ditengah ayah dan ibu kita untuk melihat dan mendengarkan mereka berbicara, untuk mendengarkan keluh kesah mereka. Dan kapan kita diam dan berterima kasih atas kritikan suami atau kritikan istri, kapan kita memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada pasangan tanpa rasa curiga. Dan kapan terakhir anda tampil cantik atau ganteng di depan pasangan dalam suasana rumah yang nyaman.

Kapan terakhir kali kita menghadiahi orang disekeliling kita yang kita sayangi dengan sebuah senyuman ?

Kalau belum atau sudah lama sekali tidak melakukan hal diatas, ayo mulai dari sekarang, hari ini saya akan berikan senyum manis saya  untuk  teman-teman semua, salam persahabatan, semoga keberadaan saya di sini membawa kebahagiaan buat teman-teman semua.

 

 *

Wednesday, December 5, 2007

Negative Thinking

Dalam satu hari ini.. gue dapet nilai bahwa gue itu negative thinking, dari dua orang, pagi-pagi dari Bapa Seno dan sore ini dari sohib gue. Kalo emang bener, gak tahu kenapa akhir-akhir ini koq jelek banget ya,padahal negative thinking  adalah satu hal yang selalu gue coba hindari, karena negative thinking bakal merugikan diri sendiri juga bisa merusak hubungan kita dengan orang lain, padahal gue tuh suka takuuut kalo ada orang lain terluka atau hubungan jadi jelek, makanya ketika 2 tuduhan itu ada dalam satu hari, hmmm.. langsung introspeksi diri deh kenapa gue harus begini ? Hmmm apa sejak dulu gue negative thinking ?? rasanya sih engga deh… agak berasa akhir-akhir ini aja, atau mungkin juga karena terpengaruh dengan perasaan yang lagi bad mood.

 

Apa sih negative thinking itu ?  

Negative thinking adalah pola atau cara berpikir yang lebih condong pada sisi-sisi negatif dibanding sisi positifnya. Pola pikir ini bisa tampak dari keyakinan atau pandangan yang terucap, cara seseorang bersikap, dan perilaku sehari-hari. Karena sisi negatif lebih dominan, tak mengherankan jika cara pikir ini dipenuhi oleh sikap apriori, prasangka, ketidakpercayaan, kecurigaan, dan kesangsian, yang seringkali tanpa dasar atau tanpa nalar sama sekali.
Pola pikir negatif juga tampak dari cara seseorang memandang atau merespon persoalan, yang seringkali mengabaikan rasionalitas, logika, fakta, atau informasi yang relevan. Misalnya Hal semacam ini bisa didapati dalam kritik-kritik yang sifatnya bertujuan untuk menjatuhkan lawan atau mempermalukan sasaran tembak tertentu..

 

Trus,.. apa sebabnya negative thinking ?

Negative thinking disebabkan oleh konstruksi persepsi kita berdasarkan sistem keyakinan, cara pandang (paradigma), atau cara kita memahami suatu persoalan. Karena pola pikir ini sifatnya paradigmatis, maka setiap data, fakta, atau informasi akan kita persepsi sesuai dengan paradigma yang kita anut. Jika paradigmanya bersifat konflik, maka yang muncul adalah persepsi-persepsi konfliktual, baik ofensif maupun defensif. Sementara jika paradigmanya adalah harmoni, maka persepsi-persepsi yang dominan pun sifatnya lebih harmonis, menyatukan, mensintesis, dan antikonflik.
Dalam diri semua orang, terkandung sesuatu yang oleh ahli psikologi disebut self defense mechanism yaitu suatu kecenderungan untuk mempertahankan diri dari apa yang kita persepsikan sebagai sesuatu yang menyerang atau berpotensi menghalangi tercapainya keinginan kita. Salah satu pilihan mempertahankan diri itu adalah dengan bersikap ofensif atau menyerang balik si pengancam.

 

Hmm.. lalu apa yang harus di lakukan untuk menghilangkan negative thinking ?

Kalo kata Edy Zaqeus di pembelajaran.com. cara untuk menghilangkan negative thinking antara lain :

-          Perbaiki cara berpikir dan paradigma

-          berbuat dan berpikirlah terhadap orang lain seperti kamu ingin dipikirkan dan dilakukan

-          Gunakan Kosa kata positif

-          Bergaulah dengan orang positif

-          Jadikan positivisme sebagai kebiasaan.

 

Thanks banget , deh dah kejawab kalo gitu penyebab gue negatife thinking hari ini di sebabkan karena self defense gue yang sangat tinggi hehe…